DPD Gemabudhi Lampung Bagikan Takjil, Gaungkan Moderasi Beragama

Bandar Lampung – DPD I Gemabudhi Provinsi Lampung melaksanakan aksi sosial berbagi takjil di tengah Bulan Suci Ramadhan. Pembagian takjil dilaksanakan secara berkeliling di seputaran jalan Kota Bandar Lampung, mulai dari daerah Tanjung Karang Pusat hingga ke Antasari dan Way Halim (Senin, 18 April 2022).

Pembagian Takjil ini menyasar para masyarakat membutuhkan seperti tukang becak, penjual keliling dan petugas kebersihan yang sudah tua.

Ditemui disela pembagian takjil, Sekretaris DPD I Gemabudhi Provinsi Lampung, Deddy Wijaya Candra mengatakan bahwa ini adalah bentuk kepedulian antar umat beragama dan menghormati perbedaan.

“Kami disini kebetulan sepulang dari Rapat Koordinasi waisak bersama se provinsi lampung, berinisiatif untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian pada sesama dan ini juga sebagai bentuk Moderasi antar umat beragama” Jelas Deddy.

Tambahnya bahwa kegiatan ini direncakan bisa berlanjut sampai menjelang Idul Fitri dan Ia berharap pembagian takjil ini bisa menjadi pemantik bagi organisasi lain untuk bisa menggaungkan moderasi beragama.

“Semoga kegiatan ini bisa kami jalankan kedepannya secara berlanjut, mudah-mudahan bisa sampai idul fitri. Saya juga berharap, ini bisa menjadi pemantik bagi organisasi buddhis lain ataupun vihara-vihara se provinsi lampung” Tambah Aktivis Buddhis itu.

DPD I Gemabudhi Lampung Bagikan Takjil, Gaungkan Moderasi Beragama

Kemudian, Salah seorang anggota Gemabudhi (Novyansa) berharap bahwa takjil yang dibagikan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Hari ini kita bagikan takjil yang ditujukan ke masyarakat yang membutuhkan, mulai dari petugas kebersihan, tukang becak dan orang tua yang terlihat sepuh. Semoga ini bisa membantu walaupun takjil yang kami bagikan tidak terlalu banyak. Harapan kami semoga nilai-nilai moderasi beragama ini bisa dijalankan oleh seluruh umat beragama” Ungkapnya.

Kemudian salah seorang penerima paket takjil mengungkapkan rasa terima kasih nya atas bantuan yang diberikan.

“Ya terima kasih banyak, saya juga disini puasa dan belum sempat beli takjil untuk buka puasa. Saya lihat yang bagikan takjil juga dari tionghoa, saya merasa indahnya indonesia ya disitu” Ungkap salah seorang penerima takjil yang tidak ingin disebutkan namanya.

Komentar