Itet Sumarijanto Gelar 4 Pilar Kebangsaan MPR-RI kuatkan Nilai Pancasila Kalangan Muda.

Lampung, Pemerintahan3685 Dilihat

Bandar Lampung – Anggota Komisi I DPR-RI Itet Tridjajati Sumarijanto gelar kegiatan 4 Pilar Kebangsaan MPR-RI yang dilakukan di Auditorium Prof. Abdul Karim Muhammad Fakultas Hukum Universitas Lampung dan juga dilaksanakan via daring melalui Zoom meeting dan Kanal Youtube Itet Sumarijanto.

Kegiatan ini diisi oleh Politisi Muda Bapak Deddy Wijaya Candra S.Kom ; Dr. Budiono, S.H., M.H selaku dosen Universitas Lampung dan Conductor House Of Angklung Ibu Tricia Sumarijanto. Selain itu turut hadir Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDI Perjuangan Budhi Condrowati dan juga Watoeni Noerdin serta Ines Gumay selaku Anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang.

Sebelumnya diketahui bahwa Bunda Itet sendiri memberikan materi 4 pilar kebangsaan melalui zoom meeting dikarenakan alasan kesehatan.

101115

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menguatkan serta membumikan Pancasila di tengah Mahasiswa sebagai calon penerus penerus bangsa.

Dikatakan oleh Dr. Budiono bahwa Pancasila merupakan nilai penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Pancasila sebagai nilai nilai luhur yang dimiliki Bangsa ini, harus dipegang dan dipraktikan dala kehidupa kita”, jelas akademisi Universitas Lampung tersebut.

Selain itu Deddy Candra selaku Politisi Muda dan aktivis juga menyatakan hal yang sama dan menekankan pada poin keberagaman di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara. “Saya bisa berdiri disini juga awalnya sama seperti adik adik disini, waktu saya kuliah saya juga sebagai aktivis. Kemudian setelah pendidikan saya selesai, saya bertekad terus menyuarakan suara suara rakyat. Saya tidak pernah minder untuk bergerak walaupun saya keturunan tionghoa. Ketika bergerak di masyarakat, saya menemukan nilai nilai keberagaman dan saya tidak pernah ditanya suku, agama dan sebagainya”.

Deddy juga menambahkan bahwa agama bukan sebuah alat politik dan gerak sebagai pemuda beragama harus mencerminkan nilai nilai ketuhanan dari masing masing agama, “Jangan mengatas namakan agama untuk bergerak dan menjadi alat yang disalah gunakan”. Tambah politisi muda tersebut.

Tak lupa pembicara ke tiga yaitu Ibu Tricia Sumarijanto yang juga sebagai House Conductor of Rumah Angklung menerangkan bahwa alat musik angklung adalah alat musik yang sangat filosofis. “Dalam bermain alat musik angklung ini banyak sekali filosofi yang terkandung di dalamnya. Untuk memainkan angklung butuh kesatuan, butuh kerjasama dan berkolaborasi untuk menghasilkan sebuah harmoni nada yang indah dan juga ada nilai saling menghormati perbedaan”.

101116

Kemudian Tricia juga mengajak audiens untuk mencoba memainkan angklung bersama sama sebagai bentuk cinta akan budaya Indonesia.

Komentar