PLT Kakanwil Pimpin Rapat Koordinasi Pembimas Buddha Lampung

Lampung408 Dilihat

Lampung – Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka meningkatkan koordinasi dan sinergitas pelayanan umat Buddha Provinsi Lampung sekaligus menyambut  perayaan Waisak 2566 BE Tahun 2022.

Rakor Persiapan perayaan Waisak 2566 BE Tahun 2022 dihadiri Bhante, Romo, Pimpinan Sangha, Majelis, Lembaga, Organisasi Keagamaan Buddha Provinsi Lampung, di Aula Pepadun, dengan penerapan protocol kesehatan yang ketat, selasa (5/4/22).

Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Sariyono S.Ag, M.SI, menyampaikan “terima kasih atas kehadirannya di Aula pepadun ini, semoga dengan terlaksananya  rapat Koordinasi dalam  sinergi Layanan Umat kali ini, yang sekaligus membahas  menyambut perayaan hari Raya Waisak 2566 BE Tahun 2022, kira-kira akan melakukan kegiatan apa, oleh karena itu kebersamaan kita kali ini dihadiri oleh semua majelis, dan kegiatan akan dilaksnakan sesuai kesepakatan bersama.

Dan kepada Plt Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Drs. H. Karwito, MM, agar memberikan arahannya serta masukannya agar khususnya Umat Buddha dapat melaksanakan perayaan Waisak tahun 2022 ini dengan aman dan damai.

pembimas buddha lampung

Karwito dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Pembimas Buddha yang telah melaksanakan Rapat Koordinasi ini, sehingga saya pribadi jadi mengenal para tokoh Agama Buddha di Provinsi Lampung ini, semoga pertemuan kita kali ini  membawa manfaat, dan perlu dipertegas bila salah satu tempat yang sangat populer dalam perayaan Waisak dalah Candi Borobudur. Candi Borobudur merupakan candi Budha terbesar dan dijadikan sebagai tempat untuk merayakan festival Hari Waisak. Setiap tahun, umat Budha dari seluruh Indonesia berziarah ke Candi Borobudur. Semua orang dapat berkunjung ke Borobudur dan bertemu dengan para biksu untuk melakukan upacara besar meditasi.

Oleh karena itulah Plt Kakanwil mengharapkan supaya pelaksanaan hari raya Waisak dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar, serta masyarakat mampu menghayati, melaksanakann dan mengamalkan makna yang ada dalam perayaan  waisak tahun 2022 ini, lebih lanjut disampaikan agar pelaksanaan Waisak tetap menjaga kerukunan intern umat Budha , kerukunan antar umat beragama serta kerukunan antara umat dengan pemerintah, dan dari Walubi, penyuluh Non PNS nya agar mempunyai program dalam rangka merayakan Waisak tahun ini, saling bahu membahu, saling bekerja sama dalam berbagai aspek, bangun Inklusivisme  jangan menjadi ekslusif, sehingga kerukunan dan keadilan bisa tercapai di bumi NKRI,” pungkasnya

Baca Juga : Pembimas Buddha Sulawesi Selatan Adakan Pembinaan Manajemen Sekolah Minggu Buddha

Komentar