Wagub Chusnunia Tinjau Ketersediaan Pupuk di Desa Kalisari Natar

Lampung263 Dilihat

Lampung Selatan – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim melakukan pengecekan dan peninjauan ketersediaan pupuk bersubsidi yakni di Kios Makmur Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Hal ini dilakukan olehnya sebagai upaya dalam rangka melakukan monitoring ketersediaan pupuk dan pestisida agar tidak terjadi kelangkaan pupuk di tengah masyarakat (Selasa, 19 Januari 2022).

Saat bertemu dengan pemilik kios Wagub Chusnunia menanyakan mengenai ketersediaan pupuk bersubsidi di daerah tersebut, kelancaran sistem pendistribusian pupuk dari pihak distributor dan penyalur kepada para petani sebagai ujung tombak sektor pertanian.

Maryanto selaku pemilik kios menjelaskan bahwa semuanya masih berjalan secara normal dan lancar, serta stok pupuk bersubsidi yang masih mencukupi kebutuhan petani dan tidak terjadi kelangkaan.

“Untuk sekarang, ketersediaan pupuk subsidi dan pestisida disini masih ada bu. Masih mencukupi kebutuhan petani. Kalau untuk pendistribusian alhamdulilah lancar tidak ada kendala” ujarnya.

Chusnunia

Hal ini mendapatkan apresiasi dari Wakil Gubernur Lampung dengan menyatakan kesalutannya dan mengajak masyarakat terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian di Lampung.

“Kita berharap bersama situasi dan ketersediaan pupuk ini dijaga. Pupuk pada prinsipnya menjadi hal yang paling menentukan bagi pak gubernur untuk membuat sektor pertanian lebih baik lagi walaupun di tahun sebelum sebelumnya sektor pertanian menjadi kurang karena adanya pandemi covid-19”. Ujar Orang nomor 2 di Provinsi Lampung tersebut.

Dalam kesempatan ini Ibu Wakil Gubernur di dampingi oleh beberapa pejabat Pemerintah Provinsi Lampung dan juga dengan didampingi oleh PT Dias Pratama Jaya sebagai distributor pupuk di daerah tersebut.

Selain itu Chusnunia sendiri mengatakan Pertanian adalah sektor penopang perekonomian terutama disaat saat kritis seperti saat Pandemi Covid-19 saat ini. Dengan ada nya sistem pertanian yang baik maka angka tingkat pengguran dan kemiskinan dapat di tekan.

Komentar